Pada tanggal 24 Desember 2025, Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Widyagama Malang melaksanakan kegiatan fieldtrip yang bertempat di P4S Bumiaji Sejahtera. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Agribisnis, Ketua Program Studi, serta dosen-dosen Agribisnis sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa dalam memahami praktik agribisnis secara langsung di lapangan.

Fieldtrip ini bertujuan untuk memberikan pengalaman empiris kepada mahasiswa mengenai implementasi sistem agribisnis modern, pengelolaan usaha pertanian, serta pentingnya kolaborasi multipihak dalam pengembangan sektor pertanian berkelanjutan. Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari praktisi yang telah sukses mengembangkan usaha berbasis agribisnis melalui pendekatan terpadu dan inovatif.

Bapak Rakhmad Hardiyanto selaku Owner P4S Bumiaji Sejahtera, dalam paparannya beliau menekankan pentingnya kolaborasi Hexahelix dalam mendukung kemajuan sektor agribisnis. Konsep Hexahelix tersebut melibatkan sinergi antara enam unsur utama, yaitu government (pemerintah), akademisi, media, agregator, komunitas, dan bisnis. Melalui kolaborasi yang harmonis antar stakeholder tersebut, diharapkan mampu menciptakan ekosistem agribisnis yang tangguh, inovatif, serta berdaya saing tinggi di era pertanian modern.

Selain itu, Ketua Program Studi Agribisnis, Dr., Ir., Darmadji, MP., juga menyampaikan arahan kepada mahasiswa terkait pentingnya membangun pola pikir kewirausahaan (agropreneurship), meningkatkan kapasitas diri melalui pembelajaran berbasis praktik, serta memanfaatkan peluang kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan usaha di bidang agribisnis. Beliau juga berharap agar kegiatan praktikum lapang ini mampu menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang dapat mengintegrasikan antara teori yang diperoleh di kelas dengan realitas praktik di lapangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu memahami dinamika dunia agribisnis secara komprehensif, serta memiliki kesiapan dalam menghadapi tantangan dan peluang di sektor pertanian berbasis kewirausahaan di masa yang akan datang. Fieldtrip ini juga menjadi wujud komitmen Program Studi Agribisnis dalam mendukung pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) guna mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan profesional di bidang agribisnis.