Fakultas Pertanian Universitas Widya Gama Malang menerima kunjungan benchmarking dari Institut Pertanian Malang (IPM) pada Rabu, 29 Januari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan program studi, pengembangan kurikulum, serta peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.
Kunjungan yang berlangsung di lingkungan Fakultas Pertanian UWG tersebut dihadiri oleh pimpinan dan perwakilan dosen dari kedua institusi. Rombongan dari Institut Pertanian Malang disambut langsung oleh jajaran pimpinan Fakultas Pertanian yang terdiri dari Dekan, Wakil Dekan, Ketua Program Studi, GMP, dan Koordinator Laboratorium. Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak melakukan diskusi dan pertukaran informasi mengenai pengelolaan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat di bidang pertanian dan agribisnis.


Selain membahas berbagai praktik baik (best practices) dalam pengembangan akademik, kegiatan benchmarking ini juga menjadi sarana untuk menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia, kolaborasi riset, serta program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan dosen dan mahasiswa.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Fakultas Pertanian Universitas Widyagama Malang dan Institut Pertanian Malang. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar institusi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan kedua institusi dapat saling mendukung dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di bidang pertanian serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor pertanian dan agribisnis di Indonesia.
Kegiatan benchmarking dan penandatanganan MoU ini juga diharapkan menjadi awal dari berbagai program kolaboratif yang akan dilaksanakan di masa mendatang, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi civitas akademika kedua lembaga serta masyarakat.