Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Widyagama Malang terus berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola dan mutu pendidikan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui partisipasi tiga dosen Agribisnis yaitu Dr. Evi Nurifah Julitasari, SP., MP., Dr. Ir. Darmadji, MP., dan Hanifatus Sahro, SP., MP., MBA. dalam kegiatan sosialisasi instrumen akreditasi yang diselenggarakan oleh Ikatan Program Studi Agribisnis Indonesia (IPSAGRI) pada Senin, 26 Januari 2026 di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Divisi Akreditasi LAMPTIP, yaitu Gusti Fauza, ST., MT., Ph.D yang memaparkan secara mendalam mengenai instrumen akreditasi terbaru yang digunakan dalam penilaian program studi bidang ilmu pertanian. Dalam pemaparannya, Gusti Fauza menjelaskan berbagai komponen penting dalam proses akreditasi, mulai dari evaluasi diri program studi, pemenuhan standar mutu, hingga strategi yang dapat dilakukan perguruan tinggi dalam meningkatkan capaian indikator penilaian.

Selain sosialisasi instrumen akreditasi, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai kebijakan terbaru pemerintah melalui sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39 Tahun 2025 yang disampaikan oleh Dr. Ir. Mais Ilsan, MP selaku pengurus Ikatan Program Studi Agribisnis Indonesia. Materi ini membahas arah kebijakan pendidikan tinggi terkini serta implikasinya terhadap pengelolaan dan pengembangan program studi agribisnis di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, para dosen memperoleh wawasan terbaru mengenai standar akreditasi serta regulasi pendidikan tinggi yang menjadi acuan dalam pengembangan program studi. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem penjaminan mutu internal sekaligus menjadi bekal dalam mempersiapkan proses akreditasi program studi ke depan.

Salah satu dosen peserta kegiatan menyampaikan bahwa sosialisasi ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai arah kebijakan akreditasi terbaru bagi program studi di bidang pertanian. “Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai instrumen akreditasi LAMPTIP yang terbaru serta berbagai kebijakan pendidikan tinggi yang perlu menjadi perhatian program studi. Informasi ini tentu sangat penting bagi kami dalam mempersiapkan strategi peningkatan mutu dan akreditasi program studi ke depan,” ujarnya.

Partisipasi aktif dalam forum nasional seperti ini juga menjadi bagian dari komitmen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Widyagama Malang untuk terus beradaptasi dengan perkembangan kebijakan pendidikan tinggi serta meningkatkan kualitas pendidikan demi mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing.